Rabu, 30 Maret 2016

Hari Jadi Kota Gresik ke- 529

 HARI ini usia Kota Gresik Genap 529 tahun. Sebuah perjalanan yang tak singkat. Semangat Gresik selalu lebih baik, kiranya tak berlebihan.
Kota ini dihuni masyarakat dengan pemerintah daerah yang terus berbenah. Syarat sebagai sebuah kota modern satu persatu telah dibangun. Rasa optimisme semakin tinggi dengan hadirnya generasi-generasi muda kreatif.Dan yang lebih penting, Gresik tak meninggalkan akar budaya masyarakat yang religus.
Infrastruktur bergerak mengejar ketertinggalan. Diwilayah Gresik Utara ada Bendung Gerak Sidomukti (BGS).  Aliran air bersih dari BGS untuk  PDAM Gresik sebesar 1.250 liter perdetiknya. “Proyek ini dibiayai dana APBN sebesar Rp 720 miliar dan dapat menampung sekitar 10,6 juta kubik,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Yudi Pratondo. Menurut dia, BGS bisa mengaliri irigasi persawahan seluas 800 hek- tar. Selain itu, juga untuk mengaliri seluas 3.500 hektar areal persawahan. http://penginapan.net/gresik-djaman-doeloe-menjual-potensi-wisata-berbasis-heritage/
Masih di wilayah Gresik Utara, kini tengah dikebut pembangunan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar. Kehadiran JIIPE seolah membangun kembali kejayaan maritim di Gresik. Berkaca pada sejarah pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit, wilayah Gresik dijadikan sebagai pelabuhan atau bandar internasional.
Saat itu sebagai syahbandarnya Nyi Ageng Pinatih. Di wilayah Gresik kota sejumlah fasilitas publik telah berdiri megah diantaranya Stadion Joko Samudro dan Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP). Untuk stadion akan terus dibangun hingga bisa menampung 49 ribu penonton. Gresik telah memenuhi syarat sebagai tuan rumah hajatan olahraga tingkat nasional.
Tak jauh dari alun-alun kota, WEP terus dibenahi. WEP telah menjadi lokasi favorit sebagai pusat berbagai macam kegiatan warga Gresik. Area ini juga tersedia fasilitas wi-fi gratis.     Persoalan transportasi dari ke Pulau Bawean telah terpecahkan. Ini ditandai dengan pengoperasian Bandara Perintis Harun Thohir. Animo masyarakat tinggi untuk memanfaatkan jasa transportasi udara selama 2 kali seminggu.

sumber: Radar Gresik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar